Suasana Di Alam Kubur

March 6, 2008

Sebelum malaikat Munkar dan Nakir datang kepada mayat yang sudah berada di dalam kubur, terlebih dahulu datang malaikat yang bernama Rumam dan duduk di sisi mayat itu dan berkata : “Tulislah segala amalan-amalanmu”. Mayat itu menjawab: “Bagaimana aku bias menulis sedangkan aku tidak punya punya pena, tinta dan kertas?” Malaikat berkata: “jarimu jadikan pena, air liurmu jadikan tinta dan  kain kafanmu jadikan kertasnya.” Kemudian mayat itu menulis amal kebaikannya. Ketika menulis amal kejahatannya mayat itu merasa malu. Malaikat berkata: “Wahai orang yang berdosa, kenapa engkau malu menulis amal kejahatnmu sedangkan engkau tidak malu melakukannya sewaktu di dunia?” Mayat itu pun terus dipukul dengan tongkat dan berkata: “Berhentilah memukulku, aku akan menulis semua amalanku”. Setelah selesai, malaikat menyuruh menggulung suratan itu dan dimetrikan. Kemudian digantungkan suratan itu pada kuduknya hingga hingga hari kiamat, seperti firman Allah:

Artinya: “Dan setiap manusia kami ikatkan perbuatannya ke kuduknya dan Kami keluarkan baginya pada hari kiamat  sebuah  buku  yang  diterimanya terbuka.” (Surat Israa’:13) Read the rest of this entry »

Advertisements